INFO TERBARU Penawaran Program Sarjana Non Beasiswa dari IPB Klik Di Sini    Penawaran Program Sarjana Non Beasiswa dari Institut Pertanian Bogor Klik Di Sini    Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara sesudah cuti bersama hari raya idul fitri 1440 HKlik Di Sini    Pembukaan Beasiswa PNS, TNI dan POLRI LPDP Tahun 2019Klik Di Sini    Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Tinggi Pratama LKPPKlik Di Sini   

Sosialisasi, Asistensi dan Konsultasi Kebijakan Manajemen Talenta dalam Implementasi Sistem Merit

 

Senin tanggal 12 Agustus 2019, bertempat di Aula Badan kepegawaian Daerah Provinsi Jambi, Jl. Rm. Noeratmadibrata No. 2 Telanaipura Kota
Jambi. Pihak Kemenpan RB diwakili oleh Kepala Subbidang Jabatan Fungsional Bidang Polhukkam dan Kemaritiman Bapak Didit Kurniawan, S.Kom. 
Acara dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Jambi Bapak Sudirman, SH, MH mewakili Bapak Sekretaris Daerah yang berhalangan hadir, 
serta didampingi Kepala BKD Provinsi Jambi Bapak H. Husairi, S.IP, ME. Acara diikuti oleh Biro Organisasi dan Inpektorat Daerah 
Provinsi Jambi serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se Provinsi Jambi yang dihadiri oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),
Bagian Organisasi dan Inspektorat Daerah.
Acara ini bertujuan untuk memfasilitasi pemerintah daerah provinsi serta kabupaten/kota dalam implementasi penyusunan Sistem Merit guna mendukung
kebijakan pemerintah pusat dalam hal Manajemen Talenta. Asisten Administrasi Umum dalam sambutannya menyebutkan “Manajemen talenta merupakan salah satu langkah
untuk mencapai Smart ASN 2024, yang memicu lahirnya Birokrasi 4.0, yakni percepatan pelayanan, efisiensi pelayanan, akurasi pelayanan, dan fleksibilitas kerja. 
Manajemen talenta ditujukan untuk pembangunan generasi pemimpin yang potensial bagi pemerintahan Indonesia. Sehingga Negara akan maju apabila dipimpin oleh orang-
orang yang berkompeten yang dimulai sejak awal perekrutannya sebagai CPNS”.
Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen SDM Aparatur yang berdasarkan
kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar, tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, 
status pernikahan, umur, ataupun kondisi kecacatan. UU ASN juga memandang SDM sebagai aset yang harus dikembangkan. 
Pembiyaan bagi ASN tidak lagi dianggap sebagai pemborosan tetapi lebih kepada sebuah investasi. Sistem merit dalam manajemen talenta bermanfaat untuk menyiapkan calon-calon suksesi pemimpin bangsa, 
karena setiap jabatan akan diisi oleh orang-orang yang memiliki potensi dan kompetensi sesuai yang dipersyaratkan. Sistem merit juga sebagai indikator sebuah instansi telah menjalankan
manajemen SDM yang baik, bahkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) selaku instansi pengawas akan mengecualikan sistem seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi
(JPT) kepada instansi yang telah menerapkan sistem merit secara baik.

Senin tanggal 12 Agustus 2019, bertempat di Aula Badan kepegawaian Daerah Provinsi Jambi, Jl. Rm. Noeratmadibrata No. 2 Telanaipura Kota Jambi. Pihak Kemenpan RB diwakili oleh Kepala Subbidang Jabatan Fungsional Bidang Polhukkam dan Kemaritiman Bapak Didit Kurniawan, S.Kom. 
Acara dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Jambi Bapak Sudirman, SH, MH mewakili Bapak Sekretaris Daerah yang berhalangan hadir, serta didampingi Kepala BKD Provinsi Jambi Bapak H. Husairi, S.IP, ME. Acara diikuti oleh Biro Organisasi dan Inpektorat Daerah Provinsi Jambi serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se Provinsi Jambi yang dihadiri oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Bagian Organisasi dan Inspektorat Daerah.

Acara ini bertujuan untuk memfasilitasi pemerintah daerah provinsi serta kabupaten/kota dalam implementasi penyusunan Sistem Merit guna mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam hal Manajemen Talenta. Asisten Administrasi Umum dalam sambutannya menyebutkan “Manajemen talenta merupakan salah satu langkah untuk mencapai Smart ASN 2024, yang memicu lahirnya Birokrasi 4.0, yakni percepatan pelayanan, efisiensi pelayanan, akurasi pelayanan, dan fleksibilitas kerja. Manajemen talenta ditujukan untuk pembangunan generasi pemimpin yang potensial bagi pemerintahan Indonesia. Sehingga Negara akan maju apabila dipimpin oleh orang- orang yang berkompeten yang dimulai sejak awal perekrutannya sebagai CPNS”.

Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen SDM Aparatur yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar, tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, ataupun kondisi kecacatan. UU ASN juga memandang SDM sebagai aset yang harus dikembangkan. 
Pembiyaan bagi ASN tidak lagi dianggap sebagai pemborosan tetapi lebih kepada sebuah investasi. Sistem merit dalam manajemen talenta bermanfaat untuk menyiapkan calon-calon suksesi pemimpin bangsa, karena setiap jabatan akan diisi oleh orang-orang yang memiliki potensi dan kompetensi sesuai yang dipersyaratkan. Sistem merit juga sebagai indikator sebuah instansi telah menjalankan manajemen SDM yang baik, bahkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) selaku instansi pengawas akan mengecualikan sistem seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) kepada instansi yang telahmenerapkan sistem merit secara baik. DOCAdmin