INFO TERBARU Undangan dan wawancara PNS Teladan/Berprestasi Klik Di Sini    Surat Permintaan Usulan Calon Peserta Ujian Dinas dan UPI Tahun Anggaran 2020 Klik Di Sini    SKB Nomor 01 Tahun 2019 TENTANG HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2020Klik Di Sini    Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Tinggi Pratama LKPPKlik Di Sini    Pembukaan Beasiswa PNS, TNI dan POLRI LPDP Tahun 2019Klik Di Sini    Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara sesudah cuti bersama hari raya idul fitri 1440 HKlik Di Sini    Penawaran Program Sarjana Non Beasiswa dari Institut Pertanian Bogor Klik Di Sini    Penawaran Program Sarjana Non Beasiswa dari IPB Klik Di Sini   




  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI










SEMUA BERITA

Lagi, 36 PNS Diberhentikan

Jakarta – Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) kembali melakukan sidang terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melakukan berbagai pelanggaran. Dari 47 PNS dari berbagai kementerian, lembaga dan pemerintah daerah itu, 36 orang diantaranya mendapat sanksi Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS).
Kasus PNS yang tidak masuk kerja lebih dari 46 hari masih dominan, selain kasus-kasus pelanggaran lain.  Dari 47 PNS yang disidangkan, 17 orang diantaranya akibat bolos kerja. Tidak main-main, ada yang bolos kerja hingga ratusan hari kerja, dan dilakukan sejak beberapa tahun sebelumnya, dan diulangi lagi hingga tahun 2017 lalu.
Jelas ini sudah keterlaluan, dan sudah selayaknya kalau Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur selaku Ketua BAPEK meminta sidang untuk memperkuat putusan yang sudah di dirumuskan oleh Pejabat pembina Kepegawaian di masing-masing instansi.

Jakarta – Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) kembali melakukan sidang terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melakukan berbagai pelanggaran. Dari 47 PNS dari berbagai kementerian, lembaga dan pemerintah daerah itu, 36 orang diantaranya mendapat sanksi Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS).

 

 

‹ First272829


VIDIO TERBARU