INFO TERBARU Undangan dan wawancara PNS Teladan/Berprestasi Klik Di Sini    Surat Permintaan Usulan Calon Peserta Ujian Dinas dan UPI Tahun Anggaran 2020 Klik Di Sini    SKB Nomor 01 Tahun 2019 TENTANG HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2020Klik Di Sini    Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Tinggi Pratama LKPPKlik Di Sini    Pembukaan Beasiswa PNS, TNI dan POLRI LPDP Tahun 2019Klik Di Sini    Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara sesudah cuti bersama hari raya idul fitri 1440 HKlik Di Sini    Penawaran Program Sarjana Non Beasiswa dari Institut Pertanian Bogor Klik Di Sini    Penawaran Program Sarjana Non Beasiswa dari IPB Klik Di Sini   

Pendaftaran CPNS Instansi Kurang dari 15 Hari Kalender Jadi Pembahasan FGD Permasalahan Kepegawaian

Jakarta – Humas BKN, Direktur Pengawasan dan Pengendalian Bidang Kenaikan Pangkat dan Pemberhentian Jabatan (KPPJ), Paryono menguraikan beberapa temuan permasalahan kepegawaian yang tengah ditindaklanjuti oleh Kedeputian Wasdal, yakni beberapa di antaranya mengenai rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang saat ini masih dalam tahap pendaftaran daring (online). Salah satunya misalnya soal masa waktu pendaftaran di sejumlah instansi yang kurang dari 15 hari kalender.

“Ketentuan minimum tenggat waktu pendaftaran CPNS sudah jelas di Pasal 24 Peraturan Pemerintah 11/2017 tentang Manajemen PNS, setiap instansi idealnya mengacu pada peraturan ini. Namun BKN melalui Kedeputian Wasdal menemukan beberapa instansi menetapkan jadwal pendaftarannya kurang dari 15 hari,” terangnya dalam Focus Group Discussion (FGD) Permasalahan Kepegawaian dan Pemberhentian Jabatan yang digelar Wasdal Bidang KPPJ di Kantor Pusat BKN Jakarta pada Senin, (25/11/2019).

“Hal tersebut dilakukan dalam rangka memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mendaftar seleksi CPNS tahun 2019,” ujar Paryono. 

Menindaklanjuti temuan tersebut, Paryono yang juga sekaligus menjabat sebagai Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN itu mengatakan bahwa Kedeputian Wasdal sudah meminta sejumlah instansi merevisi jadwal penutupan pendaftarannya dan mengumumkannya kepada pelamar. “Sebelumnya ada instansi yang menjadwalkan penutupan pendaftaran daringnya hanya sampai tanggal 20 November, kemudian Kedeputian Wasdal memberikan rekomendasi kepada instansi tersebut, dan akhirnya jadwal penutupan pendaftarannya sudah diubah di portal sesuai 15 hari kalender,” tuturnya.

Selain persoalan masa pendaftaran yang belum sesuai PP 11/2017, Deputi BKN Bidang Wasdal, Otok Kuswandaru juga mengungkapkan sejumlah permasalahan seperti keterlambatan instansi menginput formasi ke portal, pembatasan usia pelamar yang tidak sesuai regulasi, sampai soal persyaratan pelamar di instansi daerah harus berasal dari daerah yang sama menjadi beberapa temuan Kedeputian Wasdal sampai pendaftaran hari ke-15 saat ini.

Sebelumnya Kepala BKN Bima Haria Wibisana yang berkesempatan membuka FGD tersebut mengingatkan salah satu peran Kedeputian Wasdal mencakup pengendalian berupa penindakan dan tindak lanjut terhadap implementasi aturan yang belum tepat.

 

Sumber : https://www.bkn.go.id